Pernahkah Sobat memiliki keinginan untuk bisa berkeliling dunia secara gratis, lalu membagikan pengalaman tersebut kepada semua orang?

Ternyata sebuah mimpi tidak bisa serta merta diraih secara mudah. Menjadi travel blogger dan dosen sangat menyenangkan, terutama bagi Saya. Sebab, dengannya dapat menjelajah luasnya seisi bumi dan menyajikan pengalaman tersebut di sekolah dan kampus.

Saya pribadi hanya bisa sekedar berangan-angan untuk bisa berkeliling dunia. Terlebih lagi memang bukan berasal dari keluarga mampu dan dapat berkelana sesuka hati. Impian tersebut terus berlanjut, meskipun berawal dari khalayan yang dituangkan dalam sebuah tulisan.

Kegiatan menulis Saya tekuni sejak awal masuk kuliah hingga, mengenal sosial media berupa akun Blog. Di sana kemudian mencoba untuk memposting berbagai khayalan seputar berbagai daerah di seluruh dunia, hanya berbekal dari video youtube dan artikel di berbagai website.

Hingga, seiring berjalannya waktu dan mendewasanya diri, tumbuh lagi keinginan menjadi seorang travel blogger dan Dosen. Ini Saya lakukan agar bisa membagikan berbagai pengalaman kepada anak-anak bahkan khalayak umum, sehingga menjadikan semangat mereka jauh lebih membara.

Mengajarkan dan Berbagi Pengalaman

Menambah Pengetahuan Menjadi Travel Blogger dan Dosen

Prinsip kehidupan harus memiliki kepastian. Jangan sampai Sobat membuang sia-sia dari berbagai perjalanan hidup. Termasuk, misalnya ketika berkunjung ke suatu tempat yang belum pernah di ditapaki.

Baca Juga  Tugu Jogja, Landmark Kota Pelajar yang Menyimpan Sejarah

Sobat bisa memulai untuk mengabadikan moment tersebut melalui kamera, mendeskripsikannya lewat tulisan dan memposting karya tersebut di beberapa media sosial. Salah satunya seperti akun blog, buatlah semenarik mungkin.

Apabila tulisan banyak diminati pembaca, secara otomatis iklan akan nangkring dalam akun blog dan artinya pundi-pundi rupiah tinggal Sobat nikmati guna berkelana ke tempat terbaru. Lalu, untuk membagi secara nyata moment tersebut, menjadi seorang Dosen juga sangat dianjurkan.

Membagikan Pengalaman Menarik dari Traveling Dengan Menjadi Seorang Dosen

Dosen menjadi salah satu profesi mulia yang harus Sobat coba. Sama seperti Saya, pengalaman hasil dari traveling berkeliling dunia akan semakin menarik diceritakan kepada mahasiswa dan mahasiswi di kampus. Hal ini memiliki tujuan guna membangkitkan semangat dalam belajar.

Tidak hanya itu, menjadi travel blogger dan dosen sangat menyenangkan apabila dilandasi dengan kehausan akan ilmu. Pemikiran tersebut akan membuatmu semakin belajar banyak hal dari berbagai tempat di seluruh dunia.

Maka kemudian, agar bisa menjadi seorang Dosen yang baik, Sobat atau Saya hendaknya memiliki pengalaman secara praktik. Ini karena tidak cukup melalui teori dari berbagai buku refrensi saja, sehingga materi pelajaran di kelas bisa lebih hidup dan menyenangkan.

Bersama Kawan Asal Ghaza

Kiat-Kiat Menjadi Seorang Travel Blogger Dengan Karya yang Menakjubkan

Tidak ada hasil memuaskan tanpa dilalui dari berbagai proses yang menyakitkan. Sama seperti menjadi seorang travel blogger. Sobat harus bisa melihat berbagai segala peluang serta mempertimbangkannya dengan matang. Berikut ini beberapa kiat-kiatnya:

Baca Juga  Pancor Datok, Wisata Murah Meriah di Aikdewa Lombok Timur

Buat Forum Atau Komunitas Dengan Minat yang Sejenis

Demi memperluas cakupan sosialisasi dan memperkuat impian, ada baiknya Sobat membangun sebuah relasi sederhana yang di dalamnya berisi berbagai orang dengan minat sejenis. Misalnya, sesama penulis, traveler atau lain sebagainya.

Buat Jadwal dan List Kunjungan ke Berbagai Tempat Baru

Apabila Sobat sudah berhasil menjadi seorang traveler dari hasil karya tulisan, ada baiknya untuk membuat list dan jadwal kunjungan ke tempat berikutnya. Hal ini akan berfungsi guna mempersiapkan dana serta memacu aktivitas menulis di blog.

Menulis Setiap Hari

Seorang penulis tentu tidak akan menjadi hebat apabila sehari saja memutuskan untuk berhenti. Akan tetapi, bukan berarti beristirahat atau santai itu dilarang. Ada baiknya Sobat menjadwalkan waktu khusus untuk tetap menulis, misalnya setiap sebelum tidur atau di jam-jam tertentu.

Miliki Kemauan Kuat

Kunci utama untuk bisa menjadi seorang travel blogger ialah kemauan yang tinggi dan kuat. Tanpa keduanya, dapat dipastikan Sobat tidak akan pernah sanggup berkelana ke berbagai penjuru dunia dan menuliskannya melalui kata-kata indah nan menarik. Hal ini lebih ditekankan kepada sebuah komitmen.

Perbanyak Berselancar Mengunjungi Akun Blog atau Situs Web Penulis Terkenal

Salah satu patokan paling mudah untuk dijadikan rujukan menjadi seorang travel blogger ialah, Asma Nadia. Seorang wanita biasa yang mengawali karir menjadi penulis melalui impian. Sempatkan waktu luang Sobat guna mengulik penulisan yang bagus di dalamnya.

Baca Juga  Candi Borobudur, Candi Budha Terbesar yang Memikat Hati

Tidak diragukan lagi bahwa, menjadi travel blogger dan dosen sangat menyenangkan. Selain bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah dan berkelana dunia secara gratis, Sobat juga mendapat pahala atas profesi sebagai pengajar. Selamat mencoba..!!

3359cookie-checkMenjadi Travel Blogger dan Dosen Sangat Menyenangkan
Share Yuk!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •