Pada 27 Juni 2012, Guinness World Record mencatat secara resmi Candi Borobudur sebagai situs arkeologis Candi Budha terbesar di dunia. Siapa yang tidak kenal dengan Candi Borobudur? Mahakarya budaya Indonesia yang patut kita lestarikan ya Sobat!! Monumen Budha terbesar yang di bangun pada masa dinasti Syailendra yang berkuasa di Kerajaan Sriwijaya dan Kerajaan Mataram Kuno ini terletak di Magelang, Jawa Tengah lho!!

Terdiri dari 6 teras berbentuk bujur sangkar, Candi Borobudur memiliki 3 pelataran melingkar. Terdapat 2.672 relief terukir di dinding lorong dan aslinya memiliki 504 arca Budha, membuat Candi Borobudur menjadi pemilik relief Budha terlengkap dan terbanyak di dunia lho Sobat!! Stupa utama terletak di bagian tengah sebagai mahkota dari monumen ini. Ada 72 stupa berlubang di dalamnya terdapat arca Budha duduk bersila dalam posisi teratai.

Candi Borobudur tercatat di UNESCO sebagai daftar peninggalan sejarah dunia, World Wonder Heritages”

Borobudur memiliki 3 bagian utama, yaitu dasar, inti dan atas. Pada bagian dasar, monumen ini memiliki ukuran 123 x 123 meter (405,5 x 403,5 kaki) dengan ketinggian dinding 4 meter (13 kaki). Total luas dari permukaan candi ini sekitar 2.500 meter persegi. Bagian inti terdari dari 5 platform persegi, punya ketinggian berbeda-beda. Untuk bagian atas, terdapat stupa monumental terletak di pusat yang memiliki ketinggian 35 meter (115 kaki) dari permukaan tanah.

Candi ini memiliki tingkatan yang melambangkan tahapan kehidupan dari manusia dengan cara berjalan searah jarum jam. Terdapat 3 tingkatan dalam kosmologi Budha, yaitu tingakatan Kamadhatu (ranah hawa nafsu), Rupadhatu (ranah berwujud) dan Arupadhatu (ranah tak berwujud).

Puncak Monumen Candi Borobudur
Puncak Monumen Candi Borobudur

Keindahan Candi Borobudur

Borobudur menjadi destinasi favorit di Jawa Tengah. Tidak hanya sebagai tempat wisata, monumen bersejarah ini juga menjadi salah satu tempat keagamaan penganut Budha di Indonesia. Daya tarik Candi Borobudur adalah kemegahan dari Candi ini memang tidak ada yang mengalahkannya.

Jika Sobat lihat secara langsung, akan terasa sekali luasnya dari keseluruhan area. Keindahan alam sekitaran Candi terasa banget Sobat!! Jika Sobat memasuki wilayah Candi Borobudur, dua hal yang sangat mencolok terlihat, yaitu ukiran dinding (relief) dan stupa.

Baca Juga  Pancor Datok, Wisata Murah Meriah di Aikdewa Lombok Timur

Borobudur telah berdiri gagah sepanjang usianya, sungguh monumen yang sangat megah. Tahukah Sobat, apa yang memenuhi pikiran saya ketika menatap Candi Borobudur? Benyak sekali, belum naik saja sudah takjub tak terhingga. Saya sudah 5 kali ke Candi ini, tetap aja terpikat dengan arsitekturnya yang siapa aja melihatnya akan dibuat kagum terkesima.

Untuk menuju puncak Borobudur, penuh perjuangan dan bikin ngos-ngosan juga Sobat. Harus berhati-hati bila menaiki tangga yang tidak begitu lebar, apalagi berpapasan dengan orang yang mau turun, tetapi tenang saja, Sobat bisa singgah kapan saja bila merasa lelah. Ada pintu di sisi kiri dan kanan yang memiliki bagian yang cukup lebar untuk di lalui secara leluasa bahkan bisa untuk mengelilingi Candi.

Semakin ke atas Candi, sinar matahari semakin menyengat dan sangat menyilaukan mata. Panas matahari bikin badan terasa cepat letih dan berkeringat, tetapi terbayar juga dengan keindahan dari atas Candi. Kekaguman membuat siapa saja bangga akan seni yang terukir dari setiap jenggal Candi ini. Keindahan dari alam yang di sekeliling Candi pun tidak kalah menakjubkan. Saya bangga akan budaya, sejarah dan pendahulu yang membuat karya spektakuler mendunia bernama Candi Borobudur.

Mencoba Untuk Memahami Makna dari Setiap Relief
Mencoba Untuk Memahami Makna dari Setiap Relief

Aktivitas yang Sobat Bisa Lakukan di Candi Borobudur

Banyak hal yang bisa Sobat lakukan selama berada di kompleks Monumen Candi Budha Terbesar di dunia, diantaranya adalah sebagai berikut:

Memperdalam ilmu tentang seni dan budaya. Jika Sobat menyukai seni dan budaya, ini sangat cocok tentunya akan menjadi pengalaman yang sangat menarik. Sobat bisa mengamati setiap relief yang tergambar di setiap dinding candi.

Candi ini menawarkan banyak spot cantik untuk hunting foto yang menarik. Cobalah untuk berkeliling kompleks candi dan sobat akan menemukan angle yang pas untuk memotret. Sobat harus persiapkan kamera, datanglah pada momen yang tepat dan abadikan setiap pemandangan cantiknya.

Rasanya kurang lengkap jika Sobat mengunjungi Candi ini tanpa membeli souvenirs khasnya. Terdapat banyak kios souvenirs tak jauh dari kompleks candi ini. Sobat bisa membeli beragam souvenirs, mulai dari topi, kaos, gantungan kunci, tas sampai miniatur candi. Sobat bisa menggunakan kemampuan dalam tawar-menawar karena harga yang ditawarkan bervariasi.

Baca Juga  Tugu Jogja, Landmark Kota Pelajar yang Menyimpan Sejarah

Sobat bisa berkeliling kompleks candi, terdapat pelataran hijau nan luas yang bisa dijelajahi. Bila Sobat tidak ingin capek dengan berjalan kaki, bisa menyewa sepeda untuk berkeliling secara leluasa. Jika Sobat ingin mencoba pengalaman baru dan berbeda, bisa mencoba naik andong untuk berkeliling.

Mengabadikan Moment Bersama Keluarga
Mengabadikan Moment Bersama Keluarga

Fasilitas Candi Borobudur

Banyak sekali fasilitas pendukung yang disediakan oleh pihak pengelola Candi Borobudur. Mulai dari lapangan parkir kendaraan yang sangat luas, cukup untuk menampung banyak kendaraan. Selain fasilitas pendukung, pihak pengelola juga menyediakan fasilitas publik.

Terdapat masjid kecil yang berada di area kompleks monumen ini. Sobat yang ingin melakukan aktivitas rohani, bisa menggunakan masjid sebagai sarana ibadah yang sudah di sediakan.

Yang paling di gemari oleh wisatawan adalah adanya museum Candi Borobudur yang memiliki beragam koleksi, mulai dari informasi dan barang-barang peninggalan yang masih tersimpan rapi dan terawat dengan baik di Candi Borobudur ini.

Pendopo Museum Karmawibhangga
Pendopo Museum Karmawibhangga

 

Akses Menuju Candi Borobudur

Untuk menuju ke Candi ini, kota besar yang terdekat adalah Yogyakarta dengan jarak tempuh 40 km, Magelang dengan jarak 17 km dan Semarang dengan jarak tempuh 90 km.

Bus dari Yogyakarta

Dari Yogyakarta, Sobat harus menuju ke terminal Jombor manaiki bus jurusan Borobudur. Jika Sobat dari bandara Adisutjipto, bisa menaiki bus Damri jurusan bandara langsung Borobudur. Jika Sobat berada di wilayah Kota Jogja, dapat menaiki bus Trans Jogja jurusan terminal Jombor.

Tarif bus jurusan Borobudur Rp. 10.000, bus berukuran lebih kecil dari pada bus antar kota dan provinsi. Waktuh tempuh perjalanan sekitar 1 jam. Setelah Sobat sampai di terminal Borobudur, Sobat bisa melanjutkan perjalanan menggunakan ojek, becak ataupun memilih jalan kaki. Untuk yang memilih menggunakan kendaraan pribadi dari Jogja, Sobat bisa menggunakan rute perjalanan Jogja – terminal Jombor – Magelang – pertigaan Palbapang ambil arah ke kiri. Jarak dari Palbapang sampai ke Candi Borobudur sekitar 10 km dan Candi Mendut sekitar 4.5 km.

Bus dari Semarang

Dari kota Semarang, Sobat bisa menaiki bus  dari terminal Terboyo jurusan Semarang –Yogyakarta. Untuk rutenya, Semarang – Unggaran – Bawen – Ambarawa – Pringsurat – Secang – terakhir turun di pertigaan Palbapang. Bagi Sobat yang berangkat dari Semarang, biaya menggunakan bus samapi ke Jogja adalah Rp. 45.000 menggunakan bus Nusantara kelas bisnis AC. Jarak dari kota Semarang menuju Borobudur sekitar 90 km, di tempuh dengan waktu 3.5 jam.

Baca Juga  Masjid Raya Baiturrahman, Bentuk Nusantara Berpadu Nuansa Timur Tengah

 

Harga Tiket Masuk Candi Borobudur

Tarif masuk masuk Candi Borobudur per orang untuk sekali masuk bagi wisatawan domestik adalah sebagai berikut:

Tiket perorangan

  • Taman Wisata Candi Borobudur

Usia 10 tahun ke atas Rp. 40.000 dan usia 3 s/d 10 tahun Rp. 20.000. Ini sudah termasuk premi asuranasi sebesar Rp. 500 per orang.

  • Paket Taman Wisata Candi Borobudur, Mendut dan Pawon

Usia 10 tahun ke atas Rp. 60.000 dan usia 3 s/d 10 tahun Rp. 30.000. Ini sudah termasuk premi asuranasi sebesar Rp. 500 per orang.

Tiket Rombongan

  • Taman Wisata Candi Borobudur Rp. 20.000
  • Paket Taman Wisata Candi Borobudur, Mendut dan Pawon Rp. 30.000

Sudah termasuk premi asuransi sebesar Rp. 500 per orang. Tarif ini khusus wisatawan domestik bagi rombongan pelajar dan mahasiswa per group setiap kali masuk dengan catatan surat pengantar dari sekolah maupun universitas.

Tiket Paket Terusan

  • Candi Borobudur – Candi Ratu Boko untuk usia 10 tahun ke atas Rp. 75.000 dan usia 3 s/d 10 tahun Rp. 35.000
  • Candi Borobudur – Prambanan

Usia 10 tahun ke atas Rp. 75.000 dan usia 3 s/d 10 tahun Rp. 35.000

  • Candi Borobudur – Sendratari Ramayana

Usia 10 tahun ke atas Rp. 150.000 dan usia 3 s/d 10 tahun Rp. 135.000

Tiket Khusus Lebaran 2019

Usia 10 tahun ke atas Rp. 50.000 dan usia 3 s/d 10 tahun Rp. 25.000. Ini sudah termasuk premi asuranasi sebesar Rp. 500 per orang.

Tiket Masuk Hari Biasa
Tiket Masuk Hari Biasa
Tiket Khusus Lebaran dan Idul FItri Berlaku Sejak 30 Mei Hingga 15 Juni 2019
Tiket Khusus Lebaran dan Idul FItri Berlaku Sejak 30 Mei Hingga 15 Juni 2019

 

Dengan informasi yang saya berikan seputar Candi Borobudur, semoga dapat memberikan wawasan kepada Sobat semua yang belum pernah mengunjungi candi ini secara langsung. Jika artikel ini bermanfaat, silahkan di bagikan. Selamat berlibur!!

3236cookie-checkCandi Borobudur, Candi Budha Terbesar yang Memikat Hati
Share Yuk!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •